Diagnosis Pengobatan dan Pencegahan Rabun Jauh

Rabun jauh yang secara medis dikenal dengan istilah myopia adalah gangguan penglihatan yang membuat penderitanya tidak bisa melihat dengan baik obyek benda yang jauh dan kecil.




Diagnosis Rabun Dekat
  • Tes tajam penglihatan. Pada tes ini, Anda akan diminta untuk membaca sebuah diagram yang berisi serangkaian huruf dengan ukuran yang berbeda-beda dari yang besar hingga kecil, yang disebut dengan Snellen Chart. Tes ini bertujuan memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, harap dilepas terlebih dahulu karena tes ini akan dilakukan dengan dan tanpa kacamata atau kontak lensa.
  • Retinoskopi. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata, terutama retina, dengan menggunakan alat disebut oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi penyakit kronis.

Perawatan Rabun Dekat
  1. Penggunaan kaca mata dan lensa kotak mata yang berjenis cembung.
  2. Operasi.  Ada 3 jenis operasi rabun dekat, antaranya :
·         Laser in situ keratectomy (LASIK). LASIK adalah operasi yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea dan merupakan prosedur yang paling sering digunakan.
·         Laser epithelial keratomilousis (LASEK). LASEK menggunakan laser untuk menyingkirkan sedikit jaringan kornea dan memposisikannya kembali sehingga mengubah bentuk kornea.
·         Photorefractive keratectomy (PRK). PRK juga menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, namun menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea sebelum akhirnya diangkat.
·         Conductive keratoplasty (CK). Tindakan ini menggunakan frekuensi radio untuk memberi sinar panas di beberapa titik disekitar Hasilnya hanya untuk sementara.

Penecegahan Rabun Dekat
  • Mengkonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap
  • Hindari merokok
  • Menggunakan penerangan atau pencahayaan yang baik saat membaca
  • Melindungi mata dari sinar matahari secara langsung
  • Memeriksakan kondisi mata secara rutin
  • Menggunakan kacamata yang tepat
  • Mengenali gejala gangguan mata

Gejala Penyebab dan Pencegahan Kanker Kulit



Gejala Penyebab dan Pencegahan Kanker Kulit




Kanker kulit adalah kanker yang terjadi pada melanosit. Melanosit merupakan sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin. Melanin berfungsi melindungi kulit agar terhindar dari sinar ultra violet. Tanda umum atau gejalaya mculnya tahi lalat baru pada tahi lalat yang sudah ada. Kondisi ini bisa menyebar keseluruh tubuh.

Tahi lalat yang terkena melanoma terasa gatal dan mengalami pendarahan. Bentuknya tidak beraturan dan warnanya tidak serupa. Ukurannya juga dapat melebihi tahi lalat asli.

Penyebab kanker kulit

Di antara faktor yang menjadi pemicu munculnya kanker kulit ini ialah sinar matahari dan ultraviolet.. Selain itu, faktor lain seperti hereditas/genetik dan lingkungan tempat tinggal juga ikut berpengaruh terhadap munculnya penyakit yang lumayan berbahaya ini.

Pencegahan Kanker Kulit
  1. Menghindari kulit dari sinar matahari langsung
    Gunakan tabir surya.
  2. Pakailah pakaian lengkap.
  3. Periksa tahi lalat dan bintik-bintik secara teratur.
  4. Memberikan nutrisi pada kulit dengan cukup.
  5. Usahakan selalu di tempat yang teduh.
Gejala Kanker Kulit
  1. kalainana pada kuku, seperti warna kuku kecoklatan, pucat, ada keretakan dan lainnya.
  2. Perubahan Pada Mata, seperti terlihat menonjol, bengkang, nyeri disekitar mata, berair dan sebagainya.
  3. Telinga Tidak Normal, Sakit dan nyeri di dalam telinga, yang tidak sembuh-sembuh selama 1 bulan, munculnya benjolan merah seperti mutiara di pinggiran telinga, permukaan bersisik dan sebagainya.
  4. Masalah Pada Kaki. Tiba-tiba timbul benjolan bersisik
  5. Perubahan Pada Bibir. Bibir yang selalu kering, terdapat benjolan dengan bentuk kecil, berwarna merah muda, kasar, dan bersisik dan sebagainya.
  6. Masalah Pada Vagina. Seperti gatal, pendarahan dan sakit.
Pengobatan Kanker Kulit.

Penanganan kanker kulit akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Namun, metode utama pengobstsn ksnker kulit dengan operasi.
Jika daignosis penyebaran telah pada tahap parah yang dilakukan adalah perawatan hanya untuk memperlambat penyebaran kanker dan meredakan gejalanya, pada tahap ini diperlukan pengobatan kemoterapi. Jika diagnosis masih berada pada tahap awal maka tindakan operasi dan untuk mencegah kaker kulit mncul kembali pasien harus menjalani perawatan lanjutan.

Jenis Penyebab Pengobatan dan Pencegahan Kanker Hati

Jenis Penyebab Pengobatan dan Pencegahan Kanker Hati


Kanker hati adalah kanker yang muncul pada hati atau liver.



Hati merupakan kelenjar terbesar didalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah kiri tepatnya dibawah diafragma. Berdasarkan fungsinya hati termasuk alat ekskresi. Hal ini dikarenakan hati membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun da meghasilkan amonia, urea dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan racun ini disebut proses detoksifikasi.

Ada dua dasar pembagian kanker hati berdasarkan lokasi tumbuhnya atau metastatis (penyebarannya), yaitu

  1. Kanker hati primer, merupakan jenis kanker bersifat fatal yang langsung berasal dari hati.
  2. Kanker skunder, merupakan jenis kanker berasal atau akibat penyebaran dari organ tubuh lain ke organ hati.

Kanker hati skunder lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker hati primer. Selain penyebaran dari kanker di usus besar, kanker hati sekunder juga banyak berasal dari penyebaran kanker payudara, paru, pankreas, lambung, ovarium, dan kulit (melanoma).

Penyebab Kanker Hati

Seperti penyakit kanker lainnya, kanker hati juga belum diketahui penyebabya. Namun ada hal-hal yang dapat mengakibatkan kanker hati, yaitu :

  • Penyakit sirosis dapat disebabkan oleh infeksi  virus hepatitis B atau hepatitis C.
  • Gaya hidup yang tidak sehat.
  • Merokok dan mengonsumsi minuma keras.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.

Pengobatan Kanker Hati

Ada tiga cara pegobatan kanker hati

  1. Ablasi frekuensi radio, yaitu peghancuran sel-sel kanker yang ada salam organ hati menggnakan sebuah rangkaian listrik yang khusus.
  2. Operasi reseksi. Pengangkatan bagian-bagia hati yang telah terinfeksi kanker.
  3. Transplantasi hati, yaitu penggantian organ hati penderita degan organ hati dari pendonor.

Pencegahan Kanker Hati

  • Diagnosis kanker hati sedini mungkin. Semakin cepat penyakit ini terdiagnosis, semakin efektif penanganan yang diberikan. Maka agar kanker hati dapat terdiagnosis lebih dini, orang-orang yang berisiko tinggi mengidap penyakit tersebut disarankan untuk memeriksakan diri secara rutin dan teratur.
  • Mendapatkan vaksinasi dan melakukan hubungan seksual secara aman.
  • Jangan merokok dan hidari asap rokok.
  • Jangan minum minuman keras.
  • Atur berat badan yang stabil.




Powered by Blogger.